Sayuran dan buah adalah salah satu sumber serat terbaik untuk anak-anak. Namun, tidak dapat dipungkiri bahwa banyak anak lebih suka buah daripada sayuran karena rasanya jauh lebih enak.

Jadi, dapatkah anak-anak hanya makan buah tanpa mengkonsumsi sayuran per serat?
Perbedaan dalam memberi makan buah dan sayuran

Buah dan sayuran mengandung nutrisi serupa. Keduanya kaya akan vitamin, mineral, dan berbagai senyawa antioksidan. Kalori rendah dan kandungan lemaknya sangat kecil bahkan ketika dikonsumsi dalam jumlah besar.

Perbedaan utama dari nutrisi buah dan sayuran adalah kandungan gula alami. Buah umumnya memiliki kandungan gula yang lebih tinggi, sehingga rasanya lebih manis. Rasa manis ini adalah alasan mengapa anak-anak hanya makan buah, bukan sayuran.

Makan Buah

Selain gula, buah-buahan dan sayuran juga memiliki kandungan serat yang berbeda. Serat dalam buah cenderung lebih dari sayuran. Seratus gram buah bisa mengandung 2-15 gram serat, sedangkan sayuran hanya sekitar 1,2 hingga 4 gram.

Buah-buahan dengan kandungan serat tertinggi termasuk apel, alpukat, pisang, jeruk, dan berbagai jenis buah beri. Sementara sayuran yang mengandung lebih banyak serat termasuk wortel, bit, brokoli dan sayuran berdaun hijau, seperti kol dan bayam.

Dilihat dari perbandingan ini, memungkinkan anak-anak hanya makan buah untuk memenuhi kebutuhan serat seolah-olah tidak ada kerusakan. Meski begitu, masih baik bagi orang tua untuk meyakinkan anak-anak mereka untuk terus makan sayuran untuk sumber serat mereka, bukan hanya buah.
Anak-anak hanya makan buah dengan serat, memperhatikan pilihan buah

mengatasi makanan untuk menuntut anak-anak

Pola makan yang sehat tidak hanya harus memenuhi kebutuhan gizi, tetapi juga mencakup berbagai jenis makanan yang berbeda. Alasannya adalah bahwa setiap jenis makanan memiliki kandungan gizi dengan berbagai jenis dan jumlah.

Hal yang sama berlaku untuk buah-buahan. Anak-anak yang hanya makan buah untuk memuaskan seratnya, ternyata belum tentu bisa memenuhi kebutuhannya. Ini karena kecukupan serat sangat tergantung pada jenis dan jumlah buah yang dikonsumsi.

Sebagai contoh, beberapa buah seperti apel dan pisang mengandung serat dalam jumlah tinggi. Namun, ada juga buah-buahan dengan kandungan serat yang lebih rendah, seperti melon, aprikot, persik, dan prem.

Anak-anak sangat menuntut soal makanan. Tidak jarang, mereka hanya ingin makan jenis makanan sebelum bosan. Jika buah favoritnya tidak mengandung serat yang cukup, tentu sulit untuk memenuhi kebutuhan seratnya.
Cara membuat anak-anak suka sayur

Menyajikan sayuran kepada anak-anak yang hanya ingin makan buah sebagai sumber serat mungkin tidak mudah. Namun, beberapa saran berikut dapat membantu Anda membuat anak lebih suka makan sayur:

Berikan contoh dengan mengonsumsi sayuran setiap hari
Jadikan sayuran camilan sehat
Sajikan lebih banyak salad saat makan
Cobalah berbagai kreasi resep vegetarian
Mintalah anak-anak untuk berpartisipasi dalam membeli sayuran
Makan bersama anak-anak untuk memonitor asupan sayuran mereka

Buah adalah sumber serat yang baik untuk anak-anak, tetapi akan lebih baik jika anak juga makan sayuran untuk memenuhi kebutuhan seratnya.

Membuat anak-anak mencintai sayuran secara alami membutuhkan waktu. Namun, Anda dapat mencapainya dengan tetap konsisten. Berikan contoh yang baik dan terus memperkenalkan sayuran melalui berbagai kreasi hidangan lezat.

Baca Juga :

Categories: Kesehatan