Doa wajib atau perona pipi adalah doa yang telah ditentukan sebelumnya. Setiap doa harus dilakukan pada waktu masing-masing. Sumber : berdoa.co.id

Ada aturan yang berlaku dari jam berapa sampai jam berapa kamu harus melakukan sholat sunrise, dhuhur, asr, maghrib, isya dan sunrise.

Kami sangat menyarankan Anda berdoa di awal waktu. Jadi ketika Anda mendengarkan panggilan untuk berdoa, Anda harus siap dan cepat untuk berdoa.

Perintah untuk sholat 5 kali disampaikan dalam Al-Qur’an dalam Surat An Nisa ayat 103 bahwa shalat Fardhu ditentukan untuk orang-orang yang beriman.

Firman Tuhan pada doa wajib dalam surah An Nisa ayat 103:

اِنۃَ الصَّلٰوۃَ کَانَتۡ عَلَی الۡمُؤۡمِنِیۡنَ کِتٰبًا مَّوۡقُوۡتًا

Ini berarti:

“Memang, sholat adalah fardhu yang ditentukan oleh waktu mereka yang beriman.”

Karena itu, mendirikan shalat karena shalat adalah kewajiban umat Islam. Siapa pun yang melakukan shalat harus mematuhi dan mengetahui syarat dan ketentuan yang telah ditentukan.

Syarat dan ketentuan untuk melaksanakan shalat wajib juga diatur dalam Alquran.
Persyaratan doa

Setiap muslim yang akan melakukan sholat harus mengetahui syarat dan keharmonisan dalam sholat. Jika kondisi untuk shalat wajib tidak terpenuhi, doa yang dilakukan tidak akan lagi berlaku.

Sholat Wajib

Salah satu syarat sah shalat adalah penyucian dari hadas dan tidak murni. Jika Anda berdoa tetapi masih najis, maka doa yang Anda lakukan menjadi tidak valid.

Jadi apa saja persyaratan doa yang sah yang harus dipenuhi?
Persyaratan doa berikut

  1. Tahu pintu masuk waktu sholat

Persyaratan hukum pertama untuk sholat adalah memasukkan waktu sholat. Tidak ada doa yang dilakukan oleh seseorang sebelum memasuki waktu shalat atau bahkan setelah waktu shalat berakhir.

Sebagai tanda bahwa pintu masuk ke waktu sholat adalah seruan sholat di setiap masjid atau masjid di sekitar Anda. Atau Anda dapat melihat program doa online di jadwalsholat.org.

  1. Suci dengan hadas besar dan hadas kecil

Anda harus bersih dari hadas besar dan hadas kecil sebelum berdoa. Jika Anda memiliki hadas besar, maka Anda harus mandi wajib atau mengambil juniper sebelum berdoa. Setelah itu, bersihkan diri Anda dari ketidakmurnian dengan melakukan wudhu.

  1. Tubuh suci, pakaian dan tempat yang digunakan untuk berdoa

Ini sesuai dengan firman Tuhan dalam Sura Al Muddatstsir sekitar 4 yang memerintahkan manusia untuk membersihkan pakaian mereka.

وَثِيَابَكَ فَطَهِّرْ

Ini berarti:

“Dan bersihkan pakaianmu.” (Al-Muddatstsir ayat 4).

Dari hadits ini muncul bahwa setiap orang yang akan sholat harus murni dari hadas dan tidak murni, termasuk pakaiannya.

Sementara argumen tentang tempat suci yang digunakan didasarkan pada kata-kata Nabi terhadap seorang Badui yang buang air kecil di masjid.

Utusan Allah berkata:

أَرِيْقُوْا عَلى بَوْلِهِ سَجْلاً مِنْ مَاءٍ

Ini berarti:

“Cuci urin dengan seember air”.

Namun, jika seorang Muslim melakukan shalat Fardhu dan tidak tahu bahwa ia tidak murni, maka doanya sah dan ia tidak berkewajiban mengulangi doanya.

Tetapi ketika dia kemudian mengetahui bahwa dia tidak murni, dia harus terlebih dahulu menghilangkan yang tidak murni dan kemudian berdoa.

Semua persyaratan hukum harus dipenuhi di atas untuk mendapatkan doa yang valid. Untuk melakukan shalat wajib, Anda juga perlu mengetahui prosedur yang benar.
Prosedur membaca lengkap dan doa

Prosedur sholat berikut dengan bacaan doa lengkap.

  1. Niat

Baca niat doa
Prosedur pertama adalah membaca niat. Dalam membaca niat doa mereka dapat dibaca dengan suara rendah atau dibaca dalam keheningan. Dianjurkan untuk tidak berbicara dengan keras.

Karena niat sholat harus memiliki niat berbeda. Mengikuti niat shalat wajib.
untuk. Niat untuk sholat subuh

Niat-doa-Subuh

Bacaan niat Arab fajar

أُصَلِّى فَرْضَ الصُّبْح رَكَعتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ أَدَاءً لله تَعَالَى

Bacaan Doa Fajar Latin

“Usholli Fardlon Shubhi Rok’ataini Mustaqbilal Qiblati Adaa-an Lillahi ta’aala”

Arti niat dalam doa pagi

“Aku akan melakukan shalat Fardu pada fajar 2 rak’ah, sambil menghadap kiblat, sekarang, karena Allah adalah ta’ala”
b. Niat doa dzikir

Niat-doa-Dzikir

Ucapkan niat doa Arab

اُصَلِّيْ فَرْضَ الظُّهْرِ أَرْبَعَ رَكَعاَتٍ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ أَدَاءً لله تَعَالَى

Zikir doa Dhuhur Latin

“Usholli Fardlon dhuhri Arba’a Rok’aataim Mustaqbilal Qiblati Adaa-an Lillahi ta’aala”

Arti doa yang disengaja

“Saya akan melakukan empat rakaat shalat Fardu sambil berbicara kiblat pada saat ini karena Allah Ta’ala”
c. InTenz

Categories: Agama